Penganugerahan TMDA 2025: RA Nurul Fattah Raih Juara 1 Madrasah Digital
Trenggalek, 15 Desember 2025 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek sukses menyelenggarakan
Trenggalek Madrasah Digital Award (TMDA) 2025 di Aula Kankemenag Trenggalek. Ajang bergengsi ini menjadi wadah apresiasi bagi madrasah, kepala madrasah, dan guru yang berprestasi dalam bidang digitalisasi serta inovasi pendidikan.
Kategori yang Diperebutkan
Dalam TMDA 2025 terdapat lima kategori penghargaan, yaitu:
- Madrasah Digital
- Kepala Madrasah Inovatif
- Guru Madrasah Inspiratif
- Kepala Madrasah Favorit
- Guru Madrasah Favorit
Pemenang Madrasah Digital Jenjang RA
Untuk jenjang RA, penghargaan Madrasah Digital diraih oleh:
- Juara 1: RA Nurul Fattah Pogalan, Trenggalek
- Juara 2: BA Aisyiyah Tumpuk
- Juara 3: RA Al Hidayah Panggul
Sambutan Kepala Kankemenag
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Kankemenag Kabupaten Trenggalek,
Dr. Drs. H. Mohammad Nur Ibadi, MM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan:
"TMDA adalah bentuk apresiasi atas kerja keras madrasah dalam beradaptasi dengan era digital. Kami bangga atas capaian para juara, khususnya RA Nurul Fattah yang berhasil meraih juara pertama. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi madrasah lain untuk terus berinovasi."
Ungkapan Syukur Kepala RA Nurul Fattah
Kepala RA Nurul Fattah,
Ibu Nafis Shofiana, S.Pd.I, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini:
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas penghargaan ini. Terima kasih kepada seluruh guru, orang tua, dan siswa yang telah mendukung. Semoga penghargaan ini menjadi semangat baru untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan berbasis digital di RA Nurul Fattah."
Kehadiran Pejabat dan Pengawas
Agenda TMDA 2025 turut dihadiri jajaran pejabat Kankemenag dan para pengawas madrasah. Mereka memberikan apresiasi luar biasa kepada para juara, sekaligus menegaskan komitmen untuk mendukung pengembangan madrasah digital di Kabupaten Trenggalek. ibu Muslikah, S.Pd, M.Pd. selaku pengawas RA Nurul Fattah juga hadir dalam agenda ini dengan mengapresiasi kepada RA Nurul fattah dan tidak lupa dokumentasi bersama dengan foto bersama.
Semangat Digitalisasi Madrasah
TMDA 2025 menjadi bukti nyata komitmen Kementerian Agama Kabupaten Trenggalek dalam mendorong digitalisasi madrasah. Program ini diharapkan mampu menjawab tantangan zaman, di mana teknologi informasi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Selain apresiasi dari Kankemenag, dukungan juga datang dari para pengawas madrasah yang hadir. Mereka menilai bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berinovasi.
Dampak bagi Dunia Pendidikan
Dengan adanya penghargaan TMDA, madrasah di Trenggalek diharapkan semakin siap menghadapi era digital. Penerapan teknologi dalam pembelajaran akan meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas akses bagi siswa untuk belajar secara kreatif dan interaktif.
Harapan ke Depan
Kepala Kankemenag menutup acara dengan harapan agar TMDA tidak berhenti sebagai ajang penghargaan semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan. “Kami ingin madrasah di Trenggalek menjadi pionir dalam transformasi digital pendidikan di Jawa Timur,” tegas beliau.
(humas-ranufa)